Jumat, 10 Mei 2013 - 14:21:48 WITA

Pengaruh Disiplin Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran KKPI Kelas XI SMK Negeri I Tombulu

 

Penulis : Sarah Napthalia Hutapea

NIM : 09 311 727

slalusemangat20@yahoo.co.id


ABSTRAK

Pembimbing:

1. Drs. Husein Abu

2. Drs. I. Damasar, MT

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh disiplin belajar terhadap prestasi belajar pada mata pelajaran KKPI kelas XI SMK Negeri I Tombulu. Populasi dalam penelitian ini siswa kelas XI SMK Negeri I Tombulu yang terdiri dari 2 kelas dengan jumlah 45 siswa. Jumlah siswa kelas XI Multimedia adalah 25 siswa dan jumlah siswa kelas XI Administrasi Perkantoran adalah 20 siswa. Sampel diambil secara acak/random, 17 siswa dari kelas XI Multimedia dan 13 siswa dari kelas XI Administrasi Perkantoran. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode angket dan dokumentasi. Pengujian validasi instrumen menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas. Analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa disiplin belajar memilki pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran KKPI kelas XI SMK Negeri I Tombulu, dengan persamaan regresi Ŷ = 53,846 + 0,341X dan r = 0,7 dengan rumus koefisien determinan r2 x 100% = (0,7)2 x 100% = 49%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh disiplin belajar terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran KKPI kelas XI SMK Negeri I Tombulu sebesar 49%.

Kata kunci: Disiplin Belajar, Prestasi Belajar

 

PENDAHULUAN

Disiplin belajar adalah suatu sikap, tingkah laku dan perbuatan siswa untuk melakukan aktivitas belajar yang sesuai dengan keputusan-keputusan, peraturan-peraturan dan norma-norma yang telah ditetapkan bersama, baik persetujuan tertulis maupun tidak tertulis antara siswa dengan guru disekolah maupun dengan orangtua dirumah untuk mendapatkan penguasaan pengetahuan, kecakapan, dan kebijaksanaan.

Prestasi belajar yang maksimal hanya bisa diraih dengan disiplin belajar yang baik. Dengan adanya disiplin belajar, siswa dapat mencapai prestasi seperti yang diinginkan. Tetapi didalam kelas, jika seorang guru tidak mampu menerapkan disiplin dengan baik maka siswa menjadi kurang termotivasi dan suasana belajar menjadi kurang kondusif untuk mencapai prestasi belajar siswa.

Berdasarkan uraian tersebut, dapat diketahui bahwa apabila siswa mempunyai disiplin belajar yang tinggi maka prestasi belajar siswa akan tinggi. Begitu pula sebaliknya bila disiplin belajar siswa rendah maka prestasi belajar siswa akan rendah pula.

 

TINJAUAN TEORETIS

  1. 1.    Prestasi Belajar

Prestasi belajar terdiri dari dua kata, yaitu “prestasi” dan “belajar”. Prestasi adalah hasil dari suatu kegiatan yang telah dikerjakan, diciptakan baik secara individu maupun kelompok.. Prestasi adalah hasil yang dicapai individu melalui usaha yang dialami secara langsung dan merupakan aktivitas kecakapan dalam situasi tertentu (Witherington, 2003:155).Didalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, prestasi adalah hasil yang telah dicapai (dilakukan, dikerjakan, dan sebagainya).

Secara psikologis, belajar merupakan suatu proses perubahan yaitu perubahan tingkah laku sebagai hasil dari interaksi dengan lingkungannya dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Perubahan-perubahan tersebut akan nyata dalam seluruh aspek tingkah laku. Belajar merupakan usaha yang dilakukan secara sadar untuk mendapat dari bahan yang dipelajari dan adanya perubahan dalam diri seseorang baik itu pengetahuan, keterampilan, maupun sikap dan tingkah lakunya.

Berdasakan pengertian tersebut, dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar adalah suatu hasil belajar yang dicapai siswa terhadap materi pelajaran yang diajarkan oleh guru sehingga terjadi perubahan tingkah laku terutama dalam hal ilmu pengetahuan, keterampilan dan sikap setelah melalui proses belajar dan latihan tertentu atau hasil interaksi dengan lingkungannya. Prestasi belajar ini dapat dilihat berupa skor atau nilai setelah mengerjakan suatu tes. Tes yang digunakan untuk menentukan prestasi belajar merupakan suatu alat untuk mengukur aspek-aspek tertentu dari siswa misalnya pengetahuan, pemahaman atau aplikasi suatu konsep. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan data dokumentasi berupa nilai rapor yang dinyatakan dalam bentuk angka yang diperoleh dari proses belajar selama satu semester.

  1. 2.    Disiplin Belajar

Disiplin adalah seseorang yang belajar secara sukarela mengikuti seorang pemimpin. Orangtua dan guru merupakan pemimpin dan anak merupakan murid-murid yang menuju ke hidup berguna dan bahagia. Seorang yang disiplin berarti tingkah laku dan keputusannya dilakukan dengan sadar dan rela, sesuatu yang memungkinkan dapat menjadikan dirinya sebagai orang yang taat pada peraturan yang berlaku. Disiplin mempunyai peranan penting dalam mencapai tujuan pendidikan. Berkualitas atau tidaknya belajar siswa sangat dipengaruhi oleh faktor yang paling pokok yaitu disiplin, disamping faktor lingkungan, baik keluarga, sekolah, serta bakat siswa itu sendiri.

Disiplin belajar adalah suatu sikap, tingkah laku dan perbuatan siswa untuk melakukan aktivitas belajar yang sesuai dengan keputusan-keputusan, peraturan-peraturan, dan norma-norma yang telah ditetapkan bersama, baik persetujuan tertulis maupun tidak tertulis antara siswa dengan guru disekolah maupun dengan orangtua dirumah untuk mendapatkan penguasaan pengetahuan, kecakapan, dan kebijaksanaan.

Disiplin itu penting karena alasan sebagai berikut:

  1. Dengan disiplin yang muncul karena kesadaran diri, siswa berhasil dalam belajarnya. Sebaliknya, siswa yang kerap kali melanggar ketentuan sekolah pada umumnya terhambat optimalisasi potensi dan prestasinya.
  2. Tanpa disiplin yang baik, suasana sekolah dan juga kelas, menjadi kurang kondusif bagi kegiatan pembelajaran. Secara positif, disiplin memberi dukungan lingkungan yang tenang dan tertib bagi proses pembelajaran.
  3. Orangtua senantiasa berharap disekolah anak-anak dibiasakan dengan norma-norma, nilai kehidupan dan disiplin. Dengan demikian, anak-anak dapat menjadi individu yang tertib, teratur, dan disiplin.
  4. Disiplin merupakan jalan bagi siswa untuk sukses dalam belajar dan kelak ketika bekerja. Kesadaran pentingnya norma, aturan, kepatuhan, dan ketaatan merupakan prasyarat kesuksesan orang.

Metode Penelitian

  1. 1.   Tempat dan Waktu Penelitian

Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri I Tombulu. Waktu yang digunakan dalam penelitian ini dimulai dengan persiapan, pengumpulan data dan penulisan laporan penelitian direncanakan pada bulan Januari - Maret tahun 2013.

  1. 2.   Jenis Penelitian

Penelitian ini termasuk penelitian asosiatif karena bertujuan untuk mengetahui pengaruh atau hubungan antar dua variabel atau lebih yaitu pengaruh disiplin belajar terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran KKPI kelas XI SMK Negeri I Tombulu.

  1. 3.   Populasi dan Sampel

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMK Negeri I Tombulu tahun ajaran 2012/2013 dengan jumlah populasi 45 orang dan mengambil sampel 30 orang karena  jumlah sampel sebanyak 30 orang telah menyebar normal. Penentuan sampel minimal 30 orang secara empiris sudah memiliki distribusi peluang rata-rata yang akan mengikuti distribusi normal dan sampel tersebut sudah besar (Manurung, 2012).

  1. 4.   Instrumen Penelitian
    1. Uji Validitas

Uji validitas adalah untuk menentukan apakah setiap butir dalam suatu instrumen merupakan butir-butir yang baik atau jelek. Dengan demikian dapatlah dipilih butir-butir yang baik, yang akan digunakan dalam pengumpulan data untuk keperluan pengujian hipotesis. Metode yang digunakan adalah Product Momen Person.

Nilai korelasi (r) dibandingkan dengan angka kritis dalam tabel korelasi. Untuk menguji koefisien korelasi ini digunakan level of significant = 5% jika rhitung> r tabel, maka pernyataan berikut valid.

  1. Uji Reliabilitas

Uji reliabilitas menunjukkan sejauh mana suatu instrumen dapat memberikan hasil pengukuran yang konsisten apabila pengukuran dilakukan berulang-ulang. Pengukuran reliabilitas tersebut dilakukan dengan menggunakan rumus Alpha Cronbach adalah sebagai berikut:

  1. 1.    Teknik Pengumpulan Data

Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan 2 instrumen penelitian yaitu dalam bentuk angket dan teknik dokumentasi (nilai raport). Sesuai dengan variabel yang diteliti maka dibuatlah angket untuk instrumen disiplin belajar siswa sedangkan prestasi belajar siswa dilihat dari hasil raport siswa.

Kisi-kisi angket disiplin belajar:

No

Indikator

Butir Positif

Butir Negatif

1

Ketaatan dalam tata tertib sekolah

1, 6, 7, 9

2, 3, 4, 5, 8, 10, 11, 12

2

Ketaatan terhadap kegiatan belajar disekolah

13, 15, 16, 17, 18, 20, 21, 22

14

3

Ketaatan dalam mengerjakan tugas-tugas pelajaran

26, 19

 

4

Ketaatan terhadap kegiatan belajar dirumah

23, 24, 25, 27, 28, 29, 30

 

 

  1. 2.      Teknik Analisis Data

Untuk mendeskripsikan data setiap variabel digunakan statistika deskriptif yang mencakup daftar distribusi frekuensi, histogram, modus, median, nilai rata-rata (mean), dan simpangan baku. Persyaratan distribusi normal dilakukan dengan uji normalitas dengan menggunakan Chi Kuadrat.

Pengujian hipotesis menggunakan analisis korelasi product moment dan regresi sederhana. Hipotesis yang diajukan adalah hipotesis alternatif (Ha) yaitu hipotesis yang menunjukkan ada hubungan. Hipotesis yang diuji adalah hipotesis nol (Ho).

 

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Hasil penelitian tentang disiplin belajar dan prestasi belajar adalah berdasarkan hasil perhitungan diperoleh persamaan regresi Ŷ = 53,846 + 0,341X.. Kemudian untuk menyatakan besar kecilnya pengaruh variabel X terhadap Y atau koefisien determinan = r2 x 100% atau 0,7x 100%= 49%. Jadi besarnya pengaruh disiplin belajar terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran KKPI kelas XI SMK Negeri I Tombulu adalah sebesar 49%. Dengan menggunakan perhitungan persamaan regresi sederhana menjelaskan bahwa nilai Fhitung = 26,71 > Ftabel  = 4,20. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh positif dan signifikan antara disiplin belajar (X) terhadap prestasi belajar(Y) siswa pada mata pelajaran KKPI kelas XI SMK Negeri I Tombulu.

 

KESIMPULAN DAN SARAN

  1. 1.    Kesimpulan

Dari hasil penelitian yang dilaksanakan dan berdasarkan hasil pengolahan data, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:

Terdapat pengaruh yang signifikan antara disiplin belajar terhadap prestasi belajar siswa kelas XI SMK Negeri I Tombulu. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa jika disiplin belajar tinggi maka prestasi belajar siswa akan tinggi. Begitu pula sebaliknya, jika disiplin belajar rendah maka prestasi belajar siswa akan rendah.

  1. 2.    Saran

Saran yang dapat dikemukakan adalah perlu ditingkatkan lagi disiplin belajar bagi siswa. Sehubungan dengan hasil penelitian ini maka prestasi belajar dapat ditingkatkan melalui peningkatan disiplin belajar bagi siswa. Disiplin belajar dapat dirtingkatkan dengan kesadaran siswa dalam meluangkan waktu belajar. Dengan demikian prestasi belajar siswa dapat ditingkatkan yang pada gilirannya mutu pendidikan juga akan meningkat.

 

DAFTAR PUSTAKA

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 2002. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Djamarah. 2002. Prestasi Belajar dan Kompetensi Guru. Surabaya: Usaha Nasional.

Edukasi, Profesional. 2011. Pemilihan Sampel Penelitian. http://www.pro-edukasi.com/wp-content/uploads/Riset-Pemasaran.rtf. (diakses tanggal 30 April 2013 pkl. 14.25 WITA).

Ghufron, M & Risnawita, Rini. 2012. Gaya Belajar Kajian Teoritik. Cetakan Pertama. Yogyakarta: Penerbit Pustaka Belajar.

Langlangbuana. 2011. Pengertian Disiplin Dan Meningkatkan Disiplin Siswa. http://krblanglangbuana.wordpress.com/2011/12/04/pengertian-disiplin-dan-meningkatkan-disiplin-siswa/. (diakses tanggal 30 April 2013 pkl. 15.00 WITA).

Manurung, Di. 2012. Metode Penelitian. http://repository.ipb.ac.id/bitstream/handle/123456789/60843/BAB%20IV%20METODE%20PENELITIAN.pdf?sequence=4. (diakses tanggal 9 Mei 2013 pkl. 21.03 WITA).

Prijodarminto, Soegeng. 2004. Disiplin kiat Menuju Sukses. Jakarta: PT. Pratnya Pramito.

Slameto. 2012. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengeruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Sudjana, Nana. 2002. Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo Offset.

Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. 2007. Statistika Untuk Penelitian. Cetakan Kesepuluh. Bandung: Alfabeta.

Tulus, Tu’u. 2004. Peran Disiplin pada Perilaku dan Prestasi Siswa. Jakarta: Rineka Cipta.

Witherington, Cart. 2003. Psikologi Pendidik Terjemahan Purwanto. Jakarta: Remaja Rosdakarya.

Yasin, Sanjaya. 2010. Pengertian Kedisiplinan Belajar Siswa Definisi. http://www.sarjanaku.com/2010/12/kedisiplinan-belajar-siswa.html. (diakses tanggal 30 April 2013 pkl. 14.15 WITA).


Dibaca: 5796 kali